vila's updated

Rabu, 11 Mei 2011

0.5` Prologue ~ Soil of The Noon

I did came here even it was morning or noon, but my head cant be more lighter, as someone step down and said me
“Ku, it was you that began all the things fall asleep”
I nodded fastly. It never been my own fake things just because Hilna send me out here. I wake up, many green grass lose its hidrations
“See ? I just a trash for her. So that she sent me to a wrong place here. Any other word you should shoutta again ? Or you wanna seen me bleeding ?”
Avya got it all and see the blood splashing on the grass
~
Is it you ? Is it your fault ? Okay, now my head are really became a trashbang and felt more heavy. Once again Avya stand near that place, the place I wanna go spent the night.
“Pretty nice, you’ve come in all the time” she looking around at many graveyards. Pieces of soil made her white skin get dirt, but I know her mind to me was still a pure
“This is my privace spot” I grumbling lower. Avya look at that stone, then start crying. I just touch .. that dirty skin
~
Or even it was a month later, my routine things didn’t gone. Many sorrow feelings had never gone, and also for the girl stands above me. She climb the biggest grave, then maybe pray for the sword in front of her steps. But for me, I just need to sigh deep this stone : Chiva Avella. She need me to stand out on this time, but my power didn’t let the roar gone and so on, it was my very fault just because Avya let me get those sword and going on with her precious sister. I think its a good decay for me to forgot Hilna .. that sword princess. Avya grapped the sword,
“Hilna .. why she did it to you , Ku”
“Wrong place .. like I hav said it many times” I say
“Her fault , Ku ?”

“Chiva ..” Avya start to cry again. I breathe more fast, as fast as the time Chiva let herself gone. The time Hilna just stand and done nothing. The time Avya look it all and killing Hilna on the backside. However, Hilna was as my damnly luv had a bigest hatred with Chiva, and I just need more human to kill me outta

“Let me ..” Avya bringing that sword on my chest. Avya .. I know it was wrong for her to kill me now, but ..
“You’ll already knew what I need for, Avya” it lick me a bit smile. Touched her dirt skin, I feel very cold on there. Her hand .. “Sorry Avya. I just ..”

I let my hand hug that body. My chest bleed.


Fri-6th May 2011
Could you hear that noon’s lullaby ? That soil isnt belong to my mind, vila’s 

Sabtu, 05 Maret 2011

0` Pandora Hearts - Helia's Chronicle

Sudah hampir malam

Aku berdiri sebentar, terhuyung lemas. Ingat kalau saat ini sudah waktunya menyambung mimpi baru

Dengarkan suara hitam hatimu. Atau kau mau ikut pesta minum teh ?

~ ~ ~

Yaa aku baru sadar sore ini, kalau yang tadi malam itu mimpi aneh. Tidak terlalu bisa diingat, hanya sekumpulan bayangan saling berbicara

Kau ingat dosamu ?

Sampai sekarang jalanan kota tetap ramai, kota yang berdekatan dengan Sabrie .. bukan kota yang menarik tapi penuh dengan pribadi hangat. Aku baru saja pindah kesini dua bulan lalu dan bertemu dengan banyak sekali teman, mereka seringkali membeli jepit rajut untuk koleksi, lalu duduk memandangi seisi kota dari ketinggian lewat pohon kecil. Sore ini cerah dengan langit jingga berpendar sebelum hangatnya matahari meredup

Itu tempat yang pantas untuk para pendosa ..

Aku rasa kepindahanku masih memunculkan sedikit atmosfir ketakutan, yang harus kuabaikan. Burung flinch dan merpati yang melayang sore hari ini bisa sedikit melupakan katakutan itu

Jiwa yang tak kenal harapan, suatu saat kau akan merasakannya

Entah apa yang ada dalam pikiranku
~ ~ ~

”Helia, ayo cepat kemari. Kau tidak akan tahu apa yang ada didalamnya !”
Aku melihatnya dari kejauhan, seperti sirkus
”Ayolah, naik tangga ini bersama. Kau akan puas melihatnya”
”Ah, apa yang akan mereka lakukan ?” tanyaku pura-pura penasaran
Mereka hanya tersenyum tipis, menepuk punggungku. Panggung segera dimulai

”Kami memerlukan seorang relawan untuk dibuka pikirannya” seru seseorang berambut kuning yang didampingi lelaki yang belum membuka jubah hitamnya
”Yak .. nona yang di sebelah sana .. kami beri kehormatan untuk anda . silakan masuk panggung” seru badut di ujung kiri. Separuh poninya menutupi matanya, ada boneka mungil bertengger di bahunya
”Claudi” ujarku dalam hati. Aku makin penasaran mereka akan melakukan apa pada anak manis itu

”Baiklah .. seperti yang kalian ketahui .. kota ini adalah kota teraman yang pernah ada, padahal tidak ada sistem pengamanan apapun. Nah nona .. kau tahu apa sebabnya ?” tanya si badut
Nada – nada hipnotik mulai merasuk. Aromanya bisa kucium, pernah kukenal
”Yaa karena semua pelaku kejahatan disini pasti telah dikirim ke Abyss .. ”
”kau tahu siapa yang melakukan itu, nona ?”
Jangan bilang ! jangan katakan !!
”emm .. aku .. aku .. ”
”baiklah .. ” badut itu mendelik, ”dia pahlawan yang menyelamatkan seluruh kota, bukan ?”
”Kak Helia pahlawanku”
Hampir semua mata tertuju padaku. Sekelompok orang menyambut hangat diriku lewat pandangan mereka
”Menarik. Bagaimana kak helia bisa menyelamatkan satu kota seorang diri ?”
Masih dalam keadaan setengah sadar, claudi dengan mudah menjawab. ”Ibuku menghilang saat bertugas di dekat Sabrie dan belum kembali, ia pergi saat aku masih sangat kecil.. hanya aku dan beberapa temanku yang tinggal bersama Kak Helia yang mengetahui hal ini. Tiap malam .. saat kegelapan malam datang, kak helia lenyap .. ia melindungi seisi kota dengan pinjaman kekuatan Abyss ..” suara claudi sayup – sayup menghilang

”TIDAK ! aku hanya ingin menolong mereka” teriakanku merasuk dalam keheningan
”Lalu ..” si badut mulai mendekatiku, ”Pasti ada alasan lain .. pemegang kontrak illegal”
”Pasti ada yang ingin kau capai. Ingin mengubah masa lalumu dengan menggunakan alasan dan cara konyol seperti ini ?”
”Jangan mendesakku ! lagipula aku tidak bersalah !!” mataku mulai nanar dan terasa pusing
”Helia, kau hidup seorang diri bukan ? lalu kau mulai memenuhi rumahmu dengan anak – anak ini, ingin melupakan masa lalumu atau ingin ’memperbaikinya’ ?” lelaki berjubah hitam itu pelan berbicara, dan segera saja menusuk hatiku

Pestanya hampir berakhir. Kau baru akan datang ?

Jauh di lubuk hatiku aku merasa bersalah .. membunuh tunanganku saat itu hanya karena ia menganggap aku tidak layak ia miliki

Pasti ada hal menarik yang ingin kau ceritakan kembali
Aku ingin memiliki saat – saat bersamanya kembali .. Tidak, aku tidak ingin memilikinya lagi setelah hanyut dalam dentingan nada kota ini. Nasib Claudi, aku ingin memutarkan waktu untuk Claudi

Kenapa masih mengeluh rasa tehnya kurang pahit .. ?

Aku terlalu egois memikirkan kehidupanku, apakah masih disebut egois jika aku membuang kehidupanku dan menolong gadis kecil itu .. ?

Aku tidak punya waktu untuk mengabulkan permohonanmu

”Kami atas nama pandora menangkapmu atas tuduhan pemegang kontrak ille .. ”

TIK !

Aku tahu. Dadaku terasa
sakit
Waktuku tiba.
Tapi aku mencoba semampuku
Menemui gadis seputih salju dan tenggelam dalam kegelapan
Abadi
Memohon padanya . harapan terakhirku

Helia Voscrothiva. Kau akan tenggelam dalam kegelapan Abyss. Dosamu adalah hubunganmu dengan anak – anak jalanan itu

Bukan ! mereka bukan anak jalanan, tidak semudah itu .. lagipula aku menggunakan jalan yang benar ! Aku tidak akan tenggelam begitu saja !

Bagaimanapun jalanmu, kau adalah penghuni Abyss
Mulai saat ini
Nikmatilah detik – detik ini .. udara hangat sore yang masih bisa kau sentuh

Udara hangat terakhir